Body and Face Care: Protect yourself by laughing at your code proactively

Posted: October 4, 2006 in RUBY

Kalau pingin punya rambut indah, panjang, hitam bergerai bak mutumanikam tentunya dirawat, ke salon, creambath, pakai kemiri. Kalau pingin punya body langsing dan OK, ya rajin olahraga, fitness, lari/jogging, renang. Dan itu semua nggak bisa dilakukan hanya sekali sekali saja, jadi harus kontinyu.

Begitu juga dengan Program yang Anda bikin. Seringkali Gw tersenyum pahit, itu bahkan masih sangat gw syukuri kalau nggak sampai bosen, pusing, sakit perut, bahkan pingin muntah rasanya! Kenapa? Karena ngeliat/mbaca coding jelek!

Gw inget kata kata ini, sori sayang gw lupa yg ngomong ini ahli/pakar dari mana yah: A good programmer is always smart to write codes even with the bad programming language. But a bad programmer is always dumb to write codes even with the good programming language.

Ya, disadari atau nggak, walau sekarang zaman ORM, Framework dan hal-hal yang memudahkan dan mbikin cepet rampung projects2 basis teknologi informasi, arahnya si pemrogram musti biasa NgeLmu Software Design, Patterns, ketimbang hanya bisa memakai tool tool yang mungkin bisa jadi hanya akan menjadi tren-tren sesaat. Tentunya NgeLmu semacam algoritma dan sejenisnya sudah dipelajari sejak kemarin-kemarin.

Apa penyebab coding jelek? Macem2, diantaranya: emang si programmernya jelek, idih! :-) maksudnya dia ngga punya background coding yg bagus, atau bahkan mental codingnya sudah jelek, bah! ini kalau programmer yang uda kronis dan bertahun-tahun gw amatin mereka bahkan bilang bisa ngerasa itu orang codingnya, trus mental codingnya termasuk bagus atau jelek. Ada lagi penyebab lainnya, dikejar deadline, nah ini bisa juga nih, dalam kasus Rails, semua yang menyangkut ORM ya taroh di model, lah ini bisa ditaroh di View :-( Bisa juga terjatuh ke dalam perangkap if if if (iya iya! bahasa kerennya Nested If), mis. unless params[:model][:value].match(/\+62[1-9]\d+/).nil? blah blah end.. dan melupakan begin rescue end (kalau ini kasus Ruby). Adanya Helper dan wrapper nggak dimanfaatin secara maksimal, jadinya codingnya jadi berhamburan disana-sini. Kelas-kelas yang mustinya bisa diturunkan dan dengan penggunaan Mixins bisa jadi OK, malah nggak dipake, malah ditaroh serabutan di View. Malah yang lebih geblek alias ngaco atau boso jowone ngawur tenan, yang View nya ditaroh di Controller!!! Atau mungkin si programmer malas! Padahal akibat dari malasnya itu bisa berakibat buruk di saat maintenance!!! Ya mungkin masi banyak lagi ya alasan coding jelek, silakan aja di add di comments.

Nah sekarang gimana nghindarin supaya body and face kita jangan sampai coding jelek? :-)

Kalo cara gw, ketawakan diri sendiri! :-D Lihat diri ini di masa yang akan datang. Amateurs read programs for themselves. Good programmers read codes for people. Bayangkan saja di masa yang akan datang itu ada programmer mahir alias bagus, ya mungkin diri ini sendiri yang nulis coding tersebut di masa lampau tapi tentunya sudah menjadi lebih mahir karena pengalaman dan NgeLmu yang bertubi-tubi.. di masa yang akan datang itu si programmer keren ini menyipitkan mata dan melebarkan bibir yang tertutup lalu memonyongkannya.. trus nggerutu dalam hati, ini mustinya begini, yang ini begitu! trus trus trus.. bayangin .. habis itu liat deh tu coding sendiri, kalo ada yang ngaco, ketawain aja diri sendiri ya! Trus diperbaiki, jangan ketawanya keterusan gak berhenti-berhenti, nanti bisa jadi bahan kerumunan orang kalo nggak langsung dibawa ke RS.

Comments
  1. phie2t says:

    =)) nice blog…

  2. fahmi says:

    whuehehe…betul juga sih om arie, gw aja masi ketawa sendiri klo liat codingan dulu waktu pake php..amburadul, udah susah maintenancenya..Oiya, seringkali pada ilmu Design Patterns, gw ngeliat interfaces, tapi bukannya di ruby gak ada interfaces ?? apa berbeda penerapannya dengan bahasa lain ??

  3. […] Gw nemu contoh bagus disini yg juga sekaligus nerangin step by step biar coding nya jangan jelek alias dari jelek sampai jadi bagus. Sebetulnya kalo mau liat contoh coding jelek ya bisa aja sih di milis bouanyak di ruby-talk, rails-talk, di id-ruby juga ada. ga usah disebutin deh, ngerasa aja sendiri, di gw sendiri juga ada koq dgn alasan2 yg di bagian 1 itu tuh. […]

tinggalkan feedback konstruktif atau lebih baik diam

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s