Alangkah Mudah Rails dan Svn Berpadu, Inspeksi Konstanta yang Hilang? (Bagian 1.5)

Posted: March 1, 2007 in ノート, RUBY, Ruby on Rails, Svn, Technology

Suasana kelas hening, ada yang langsung mengangguk-angguk, ada yang menganga terperangah tapi malu bertanya (sehingga sewaktu pulang sesat di lubang buaya).
ada yang tertidur, ada yang pusing, ada yang sambil makan, ada juga yang geleng-geleng.

Tapi…

“Hiks hiks hiks…”

……….

“Ihik ihik ihik….”

……….

“Huaaa uhaa uhaaa wuhaaa huaaaa huaaaaaaa… ihik ihik ihik…….”

Mata Kosong Super Dingin Suhu ArieKeren melirik dan terlihat oleh beliau si Boncel, rupanya sedari tadi sudah menahan tangis tak tertahankan
lagi akhirnya terkeluar juga. Melihat itu Suhu ArieKeren diam sebentar, memejamkan mata (dari luar memang tak akan bisa terbaca jurus apalagi
yang akan terjadi oleh Ninja Ruby yang satu ini, Ninjutsu kah? Taijutsu kah? Genjutsu kah?)

Jitakan pinggir kedua: Taijutsu adalah jurus-jurus ninja berupa kepalan atau gerakan gerakan secara langsung. Genjutsu adalah jurus-jurus
halusinasi ninja dengan memanipulasi pikiran orang yang efek bahaya nya juga sangat mematikan karena bisa tiba-tiba efeknya terjadi.
Kemplangan ketiga: Ninjutsu adalah lupa.. Buka kamus Ninja dulu, masalahnya belum beli, jadi tanya Google aja sendiri sana kalau masih
penasaran.

Suasana kelas kembali hening, walau terdengar sesenggukan Boncel yang menahan tangis, .. tiba-tiba!

“BWOUHAHAHAHAHA WUHAK WUHAK WUHAK BLRGHKCX$#@@#$!@!@#O)()*)HAHAHAHAHA”

Ternyata di pojok, si RekcaH yang terpingkal tertawa-tawa, entah itu karna efek dari DNA bawaan sejak lahir karnanya diberi nama RekcaH oleh
ibunya, atau bisa juga karna efek teknik Genjutsu Suhu ArieKeren dengan mata terpejam yang radiasi auranya terlalu meluas. (Padahal itu baru radiasi auranya, belum
auranya betulan, belum kena Genjutsu Ninja betulan!)

………………..

“Guruuuu….”, teriak murid-murid baru tersadar, ternyata Suhu ArieKeren sudah menghilang! Pergi entah kemana! Dunia terasa gelap, hati gundah, dada sesak,
tidur tak nyenyak, makan tak enak, di luar sana petir menggelegar guntur meledak-ledak bertabrakan air dengan atap hingga berbunyi gemeretak, gemeretak,
pretak, tak, tak, tak! Tapi apa boleh dikata, kehadiran Suhu memang begitu berkesan (selanjutnya, lanjutkan sendiri Dodol! jayus mode on forever)

“Maafkan kami guru! Kami sudah berbuat keributan! dan melakukan banyak keanehan! Ihik ihik, kembalilah guru kembalilah” (Skema latar nya koq jadi
berubah kayak latihan di padepokan ninja sama nyanyi lagu Yana Mulyana ups Yana Julio sih? Apakah ini ada kaitannya dengan gosip seputar ariekeren?
Ataukah…. karna sudah menasihati dengan gaya: “Di.. sudahlah di… jangan bicara minta mati gitu. Elo terusin aja ngukir prestasi” / Di = Dian Sastro .
Ah… sukanya koq ngegosip trus jadi remang-remang sih? Ssst.. kata yg lagi mojok, soalnya remang2 tuh enak! coding gelap2 tuh enak! yg penasaran sama
artis jangan ke ariekeren atau dian, tanyakan saja pada batu yang tidak bergoyang! …)

Entah mengapa, 2 jam setelah tangisan dan ngemisan itu (maksudnya ingus + mimisan apa ngemis sih?), tiba-tiba muncullah seorang kakek tua,
“GERO GERO! GERO GERO! BARABAMBAAA! ” \*\* 5

Kakek tua ini selalu mengumandangkan bebunyian GERO-GERO itu, akhirnya beliau pun mulai bicara, “Cucuku, tidakkah kalian perhatikan apa yang sudah diajarkan
Suhu ArieKeren kalian yang baik hati? Tidakkah kalian perhatikan di awal-awal Suhu ArieKeren yang muda dan imut sudah mengatakan kalau bingung tak usah
menangis, sesungguhnya… dunia nyata itu lebih kejam daripada sekedar coding yang hanya sedikit itu? GERO GERO. GERO GERO. Suhu Keren kalian meninggalkan
kalian karna
membiarkan kalian untuk berpikir. Cepatlah dewasa. Kalian mungkin bertanya-tanya, kakek siapa? Kakek adalah susudara seperguruan Suhu kalian yang keren.
GERO GERO. GERO GERO.
Walau kakek tidak keren, tapi kakek ini beken, walau ilmu kakek setara dengan suhu keren kalian, tapi tetap saja suhu kalian lebih keren, karna sudah
menguasai teknik jurus ninja selagi muda dan imut begitu, tanpa harus berumur lanjut seperti kakek. Panggil saja kakek dengan sebutan:
GERO GERO KEROKA Sensei”

Sekarang kakek yang melanjutkan latihan kalian, kakek tidak akan ekstrim ketat kejam seperti Suhu asli kalian. GERO GERO.
Mungkin bila kalian merasa kurang nyaman itu hanyalah
karna masa transisi pergantian Sensei saja. Orang bodoh akan banyak mengeluh. GERO GERO.
Harus selalu ada motivasi. Karna dibawah motivasi adalah ketiadaan.
Disanalah kau temui kegelapan. GERO GERO.

GERO GERO

ruby -rfileutils -e'FileUtils.mkdir("dummy_svn_layout", :verbose => true)'

adalah sama dengan
mkdir dummy_svn_layout di UNIX/LINUX dan md dummy_svn_layout di Windows GERO GERO. Tampaknya Suhu Keren kalian sungguh baik,
sehingga Boncel yang menangis padahal sudah diberi banyak kebaikan memang sungguh terlalu! Anak tidak tahu terimakasih! GERO GERO.

ruby -rfileutils -e'%w/branches tags trunk/.each { |e| FileUtils.mkdir("dummy_svn_layout/#{e}", :verbose => true) }'
		

sama seperti yang tadi, hanya ini langsung sekaligus tiga buah objek. objek direktori branches, tags dan trunk.
trunk adalah direktori wadah kalian GERO GERO menaruh commit svn kalian selalu. Artinya bisa saja GERO GERO
coding kalian itu error padahal kalian tidak notice sebelum itu GERO GERO Sedangkan direktori tags adalah jika
coding kalian sudah rilis, misalkan versi 0.0.1 GERO GERO. Lalu seminggu kemudian kalian rilis lagi versi
0.0.2 GERO GERO KEROKA!!

Comments

tinggalkan feedback konstruktif atau lebih baik diam

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s